Kamis, 27 Oktober 2011

Wow, Harga Tiket Pembukaan Rp500 Ribu

http://sports.okezone.com/read/2011/10/27/462/521292/wow-harga-tiket-pembukaan-rp500-ribu


PALEMBANG - Tiket pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI November mendatang dipastikan akan dikomersilkan. Pasalnya panitia penyelenggara (INASOC) pusat memutuskan untuk menjual tiket pembukaan dan penutupan dengan harga Rp. 500 ribu.

Direktur Inasoc Rahmat Gobel mengatakan pihaknya tengah menyusun langkah kongret untuk mencetak dan mendistribusikan tiket-tiket tersebut. Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi antara INASOC, KONI dan Pemprov Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis (27/10/2011).

"Tiket kita jual dengan harga Rp. 500 ribu, untuk distribusi tiket pembukaan dan penutupan, kita akan menggandeng pihak BUMN dan Perbankan," ujar Rahmat kepada wartawan.

Sementara di tempat yang sama, Ketua Umum KONI Rita Subowo mengatakan penjualan tiket bukan hanya untuk mencari keuntungan semata namun juga untuk menjaga penonton agar tetap tertib selama menonton acara pembukaan ataupun penutupan.

"Tiket kita jual untuk mengendalikan penonton karena di tiket tertera nomer sehingga mudah dipantau," jelas Rita.

Selain tiket pembukaaan dan penutupan, panitia juga akan mencetak tiket pertandingan. Namun dijelaskan Rita, tiket pertandingan akan diserahkan pada pihak tertentu yang akan menjadi sponsor.

"Kita serahkan pada sekolah-sekolah yang ditunjuk jadi supporter pada tiap cabang olahraga" urai Rita.

Layar Raksasa Disiapkan Untuk Pemakaman Simoncelli

Jelang SEA Games Film Bertemakan SEAG Siap Rilis

http://sports.okezone.com/read/2011/10/26/463/520800/film-bertemakan-seag-siap-rilis



PALEMBANG - Film produksi Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) berjudul Pengejar Angin siap dirilis. Rencananya, film yang digarap sutradara Hanung Bramantyo ini mulai dikomersialkan pada 3 november di seluruh bioskop indonesia.

Kepala Biro Humas dan Protokol Sumsel, Robby Kurniawan mengatakan, film berdurasi 115 menit dan menghabiskan dana APBD sebesar Rp.9,2 M nantinya akan diputar perdana pada 31 Oktober di Jakarta.

"Semuanya sudah selesai, 31 Oktober nanti kita akan adakan nonton bareng bersama jajaran Pemprov maupun tokoh masyarakat Sumsel di Plaza Gandarian Jakarta," ujarnya, Rabu (26/10/2011)

Selain digelar Jakarta, film bertemakan social yang mengangkat unsur pariwisata dan kebudayaan Sumsel ini akan ditayangkan secara perdana di bioskop 21 Palembang Indah Mall (PIM) pada tanggal 1 November atau 10 hari sebelum pelaksanaan SEA Games di kota Palembang.

"Selain Jakarta, di Palembang juga akan kita adakan nonton bareng dengan masyarakat dan seluruh jajaran Pemprov Sumsel," jelas Roby.

Disinggung mengenai perubahan alur skenario maupun judul film tersebut, Roby menjelaskan, bila perubahan ini dilatarbelakangi dari nilai komersil dalam sebuah film. Bila film ini hanya bersifat semi dokumenter SEA Games, dapat dipastikan kurang menarik minat masyarakat untuk menonton.

"Kita tak bisa mengandalkan nama besar Hanung saja, kita percaya pada Hanung dapat membuat film ini semenarik mungkin. Namun harus tetap menonjolkan unsur kebudayaan maupun kelebihan Sumsel, seperti sekolah gratis," lanjutnya.

Film Pengejar Angin sendiri berkisah tentang seorang pemuda bernama Dapunta yang berkeinginan bersekolah tinggi, tetapi selalu ditentang oleh ayahnya. Sang ayah yang berprofesi sebagai bajing loncat menginginkan Dapunta mewarisi profesinya kelak.

Namun Dapunta justru berkeinginan menjadi seorang atlit lari. Karena memiliki kecepatan lari yang tinggi, Dapunta memutuskan untuk ikut lomba lari dan memenangkan lomba di kejuaraan hingga berhasil menembus lomba di ajang SEA Games.

Langkah Kido/Hendra Kandas

http://sports.okezone.com/read/2011/10/27/40/521391/langkah-kido-hendra-kandas
PARIS - Markis Kido/Hendra Setiawan harus melupakan ambisi menjuarai turnamen French Open 2011. Ganda putra terbaik Merah Putih ini gagal melaju ke babak perempatfinal, setelah kandas di babak kedua.

Langkah Kido/Hendra terhenti di babak kedua French Open, setelah dikalahkan oleh Chris Adcock/Andrew Ellis. Kido/Hendra harus mengakui pasangan asal Inggris itu dengan skor 21-17 21-19 dalam waktu 31 menit.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Rabu (26/10/2011), Adcock/Ellis tampil ganas sejak set awal. 15 kali smes pasangan ini tidak mampu dikembalikan oleh Kido/Hendra.

Sebenarnya, Kido/Hendra mencoba memberikan perlawanan dalam pertandingan ini. Terbukti, pasangan ini berhasil melakukan 11 kali smes. Tapi, ganda putra Adcock/Ellis berhasil merebut set pertama dengan skor 21-17.

Kido/Hendra berusaha keras bertahan di turnamen Prancis Open ini. Ganda putra yang diunggulkan di tempat ketujuh ini, berusaha untuk memberikan perlawanan. Namun, Adcock/Ellis berhasil memastikan tiket lewat kemenangan 21-19.

Dengan demikian, maka ganda putra Indonesia tinggal menyisakan dua wakil lagi di turnamen Franch Open 2011. Mereka adalah pasangan muda Mohammad Ahsa/Bona Septano, dan Ryan Agung Saputra/Angga Pratama.

Kamis, 20 Oktober 2011